Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan Suatu Barang | RIMAN PORTAL

Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan Suatu Barang

SERVER PULSA TERPERCAYA
Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi permintaan suatu barang yaitu :
  1. Harga barang itu sendiri
  2. Harga barang lain yang terkait
  3. Tingkat pendapatan per kapita
  4. Selera atau kebiasaan
  5. Jumlah penduduk
  6. Perkiraan harga dimasa mendatang
  7. Distribusi pendapatan
  8. Usaha-usaha produsen meningkatkan penjualan
1.Harga barang itu sendiri
Jika harga suatu barang semakin murah, maka permintaan terhadap barang itu bertambah.Begitu juga sebaliknya,jika harga suatu barang naik maka permintaan terhadap barang itu berkurang.hal ini membawa kita pada hukum permintaan,yang menyatakan “Bila harga suatu barang naik,ceteris paribus,maka jumlah barang itu yang diminta akan berkurang,dan begitu juga sebaliknya.
2. Harga barang lain yang terkait
Keterkaitan dua macam barang dapat bersifat substitusi(pengganti) dan bersifat komplemen (penggenap).Misalnya, barang substitusi dari daging ayam adalah daging sapi,ikan atau tempe.Suatu barang menjadi substitusi barang lain bila terpenuhi paling tidak salah satu syarat dari dua syarat: memiliki fungsi yang sama dan atau kandungan yang sama.Dalam hal ini, bila harga substitusi daging sapi (misalnya daging ayam) mening-kat,harga relatif daging sapi menjadi lebih murah,sehingga permintaan daging sapi meningkat.Sedangkan kalau harga komplemen daging sapi (misalnya beras) turun,permintaan terhadap beras meningkat,sehingga permintaan daging sapi mungkin meningkat pula.
3.    Tingkat pendapatan per kapita
Tingkat pendapatan per kapita dapat mencerminkan daya beli.Makin tinggi tingkat pendapatan,daya beli makin kuat,sehingga permintaan terhadap suatu barang meningkat.
4.    Selera atau kebiasaan
 Selera atau kebiasaan juga dapat memengaruhi permintaan suatu barang.Beras misalnya,walaupun harganya sama,permintaan beras per tahun di provinsi Maluku lebih rendah dibanding dengan Sumatra Utara.Mengapa? Karena orang-orang Maluku lebih menyukai sagu (sejak kecil mereka makan sagu).Sebaliknya,di Sumatra Utara,selain lebih menyukai beras,ada kebiasaan (adat) yang membu-tuhkan beras,terutama di kalangan masyarakat Batak pada saat acara per-nikahan.
5.    Jumlah penduduk
Kita ambil contoh beras lagi.Sebagai makanan pokok masyarakat indonesia,maka permintaan beras berhubungan positif dengan jumlah penduduk.Makin banyak jumlah penduduk,permintaan beras makin banyak.

6.    Perkiraan harga dimasa mendatang
Bila kita memperkiraan harga suatu barang akan naik,adalah lebih baik membeli barang itu sekarang,sehingga mendorong orang untuk membeli lebih banyak saat ini guna menghemat belanja di masa mendatang.
7.    Distribusi pendapatan
Tingkat pendapatan per kapita bisa memberikan kesimpulan yang salah bila distribusi pendapatan buruk.Artinya sebagian kecil kelompok masyarakat menguasai begitu besar “kue” perekonomian.Jika distribusi pendapatan buruk,berarti daya beli secara umum melemah sehingga permintaan terhadap suatu barang menurun.
8.    Usaha-usaha produsen meningkatkan penjualan
Dalam perekonomian yang modern,bujukan para penjual untuk membeli barang besar sekali peranannya dalam memengaruhi masyarakat.Pengiklanan memungkinkan masyarakat untuk mengenal suatu barang baru atau menimbulkan permintaan terhadap barang tersebut.Usaha-usaha promosi penjualan lainnya,seperti pemberian hadiah kepada pembeli apabila membeli suatu barang atau iklan pemberian potongan harga,sering mendorong orang untuk membeli lebih banyak daripada biasanya.